Muslim Swedia Jadi Sasaran Kejahatan Kebencian di Internet


Islamedia Online Hate Speech Monitor merilis data bahwa setengah dari kejahatan kebencian di internet ditujukan kepada Muslim di Swedia pada 2017-2018. 

Dalam keterangannya, manajer Online Hate Speech Monitor, Tomas Aberg mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan polisi menunjukkan bahwa tingkat kejahatan rasial yang dilakukan melalui internet melonjak dua kali lipat selama periode tersebut. Kejahatan serupa di periode yang sama juga melonjak sebanyak tiga kali lipat di kota-kota utara. 

"Sebanyak 50 persen dari kejahatan ini dilakukan terhadap Muslim, 22 persen terhadap pencari suaka, dan 21 persen terhadap keturunan Afrika," ujar Aberg di saluran televisi pemerintah Swedia, SVT, Jumat (19/4/2019).

Aberg menjelaskan bahwa jumlah kejahatan semacam itu telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya penggunaan media sosial. Menurutnya, kejahatan ini dapat menjadi ancaman bagi demokrasi. 

Aberg mencatat, kejahatan rasial umumnya dilakukan oleh orang-orang di atas usia 50 tahun. Sebanyak 83 persen pelakunya adalah laki-laki, dan 17 persen adalah perempuan. Selain itu, 459 orang telah menerima hukuman karena kejahatan rasial pada tahun lalu. 


sumber : republika

[islamedia].

...:

0 Response to "Muslim Swedia Jadi Sasaran Kejahatan Kebencian di Internet"

Post a Comment